Algoritma Keputusan Bilangan Prima (Versi Saya)
Kemarin dan khususnya hari ini, banyak sekali anak-anak mahasiswa saya yang bertanya, bagaimana algoritma bilangan prima.. Jujur saja buat mereka, bilangan prima adalah suatu bilangan yang mereka takuti, apalagi dalam penyelesaian algoritma untuk memutuskan suatu bilangan termasuk prima atau bukan..
Karena hal itulah saya berinisiatif menulis coding sedikit di sini tentang algoritma sederhana yang saya buat, dan anda bisa memodifikasinya sesuai dengan kebutuhan anda, atau mungkin kalau anda punya algoritma yang lebih baik lagi, anda bisa memberikan komentar di bawah post ini…
Langsung saja yah, saya tidak akan menerangkan tentang classpath, karena asumsi saya, anda sudah menguasai package.. Kalau belum, cukup hilangkan statement package bla bla bla di code yang nanti akan saya tulis.. Pertama, buat kelas seperti di bawah ini :
package prototype;
public class Prima
{
private int angkaUser;
public Prima()
{
this(1);
}
public Prima(int angkaUser)
{
this.angkaUser = angkaUser;
}
public void setAngkaUser(int angkaUser)
{
this.angkaUser = angkaUser;
}
public int getAngkaUser()
{
return(this.angkaUser);
}
public boolean isPrima()
{
int counter = 0;
for(int i = 1; i < this.angkaUser; i++)
if(this.angkaUser % i == 0)
counter++;
if(counter > 1 || counter == 0)
return false;
else
return true;
}
}
Di dalam kelas Prima lah algoritma untuk memutuskan bilangan prima atau bukan dituliskan, yaitu di method isPrima(). Langkah yang kedua adalah, buatlah kelas seperti di bawah ini :
package implementasi;
import prototype.Prima;
public class Impl
{
public static void main(String[] args)
{
Prima p = new Prima(12);
if(p.isPrima())
System.out.println("Bilangan \"" + p.getAngkaUser() +
"\" adalah bilangan prima");
else
System.out.println("Bilangan \"" + p.getAngkaUser() +
"\" adalah bilangan bukan prima");
}
}
Setelah menulis code di atas dan menyimpannya dalam suatu direktori, anda siap untuk melakukan proses kompilasi dan eksekusi… Silahkan dilakukan dan hasilnya, anda lihat sendiri.. Coba lakukan penelitian juga terhadap instansiasi di atas..
Semoga post saya ini menjawab sebagian besar pertanyaan mahasiswa, dan juga reader semua yang membaca blog saya, dan mungkin kebetulan mempunyai masalah yang sama dalam sektor ini..
Jangan pernah berhenti mencoba, karena sewaktu kita berhenti mencoba, saat itulah kita sedang akan dikalahkan oleh waktu..
Menggunakan JUnit Untuk Tes Unit (Part 1)
Testing adalah suatu mekanisme yang vital di dalam software development, apalagi jika anda adalah seorang developer yang tidak ingin program anda menjadi program buangan alias tidak digunakan lagi pada saat pembuatan software sudah selesai.. Saya rasa semua orang akan setuju dengan saya, testing harus menjadi bagian yang penting dalam software development, maka dari itu saat ini saya ingin mengeksplorasi sedikit tentang testing unit menggunakan JUnit..
Saat ini versi JUnit yang saya gunakan adalah 4.4, dan kita akan mencoba sedikit testing dasar yang akan menjadi fondasi kita selanjutnya jika kita ingin mempelajari testing yang lebih dalam…
Pada dasarnya, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mendownload JUnit terlebih dahulu.. Jika anda sudah pernah mendownload nya, maka anda bisa melewati step ini… Setelah berhasil mendownload filenya, extract di manapun (terserah anda) asal jangan di direktori Java_Home, atau direktori instalasi Java kita.. Sebagai acuan saja, saya mengextract nya di Desktop…
Lalu langkah kedua yang akan kita lakukan adalah menset classpath untuk JUnit ini.. Bagi pengguna windows, gampang saja, tinggal klik kanan my computer —> Advanced —> Environment Variables —> setelah itu masukkan classpath anda di sana…, gampang bukan? Kalau pengguna linux, saya lupa nih caranya!!
jangan lupa set classpath di tempat di mana file class anda akan disimpan…
Sudah?? Kalau begitu kita bisa berlanjut ke langkah yang ketiga… Ini mungkin menjadi langkah yang cukup mengasikkan buat kita semua, karena anda harus mulai “ngoding”.. Nah, untuk mentest sesuatu, kita harus menyediakan apa yang mau ditest kan? Maka dari itu buat satu kelas yang isinya adalah method yang ingin ditest..
Ikuti saya saja yah!! Buat kelas seperti di bawah ini (tinggal copy paste aja koq repot)..
public class Bermasalah
{
public int tambahBil(int a, int b)
{
return(a - b);
}
}
Disimpan dengan nama file apa sudah tau kan? Sip, lanjut!! Kelas yang kedua yang akan kita buat adalah kelas testing yang akan menguji method tersebut.. Sebagai manusia kita sudah tau kalau itu adalah method yang tidak benar.., semestinya menambah dua bilangan dari parameternya, eh malah mengurangi… Kita akan lihat kongkritnya di kelas TestMethod ini
import org.junit.*;
import static org.junit.Assert.*;
public class TestingMethod
{
@Test public void testMethod()
{
Bermasalah b = new Bermasalah();
assertEquals(3, b.tambahBil(1,2));
}
}
Nah, lalu simpan dengan nama sesuai kelasnya (karena public), setelah itu lakukan kompilasi terhadap kedua file java di atas… Jangan lupa, sebaiknya file java diletakkan di tempat dimana anda mengatur classpath tadi, sehingga pada saat kompilasi, file class yang dihasilkan akan ditempatkan di tempat dimana file java anda berada…
Tibalah kita di langkah yang terakhir yaitu langkah keempat. Jika ada kesalahan dalam kompilasi, itu bisa disebabkan anda salah mengatur classpathnya, mungkin anda bisa mengulang dari langkah kedua.. Yang terakhir, anda cukup jalankan ini setelah proses kompilasi selesai..
java org.junit.runner.JUnitCore TestingMethod
Bisa lihat kan pesan kesalahannya apa? Yah, inilah bagian pertama dari testing yang sangat dasar sekali.., jika anda ingin tahu lebih, coba baca cookbook yang sudah disertakan dengan JUnit nya..
Sekarang anda tidak perlu method main lagi kan untuk pengetesan? Selamat mencoba dan tariklah manfaat di dalamnya! Jika hanya satu method mungkin kurang begitu terlihat, tapi coba 200 atau bahkan 1000, pasti anda butuh mekanisme testing seperti ini!
Nilai TTS Praktikum Java (Group B)
Hari ini dari pagi sampai sore, tepatnya waktu saya menulis blog ini, saya baru menyelesaikan tugas untuk mengoreksi Tes Tengah Semester di universitas saya UKDW
Capek banget dari pagi sampai sore, saya tidak bisa belajar maupun coding Java sama sekali euyy!! Hanya ditemani oleh teman-teman saya yang ngobrol-ngobrol lewat YM.., lalu mengikuti perbincangan master-master java di JUG yang lagi mau membuat kaos untuk mendanai JUG…
Nah, saya di sini akan menampilkan daftar nilai untuk TTS ini.. Tenang saja, bagi anda reader yang tidak berkepentingan, anda bisa melihat bagaimana pertumbuhan java di universitas-universitas, termasuk universitas tempat saya mengajar sekarang.. Mungkin aja bisa jadi bahan pertimbangan untuk anda yang nantinya mau mencari developer java dari sini..
Dan buat anda, para mahasiswa saya, ini dari saya yang terbaik untuk kalian, ada yang bagus dan banyak sekali yang kurang bagus.. Tinggal sekarang bagaimana anda menyikapinya, apakah anda akan terus belajar atau malah menyerah dengan keadaan..
Berikut adalah daftar NIM dan nilainya (urut dari yang tertinggi nilainya) :
- 23070198 100
- 23070204 100
- 23060103 91
- 23070208 65
- 23070184 49
- 23070191 45.5
- 23070209 44
- 23070185 43
- 23070202 41.5
- 23070230 37
- 23070195 35.5
- 23070197 32.5
- 23070199 27
- 23070218 26
- 23070295 25
- 23070205 23
- 23070189 22
- 23070201 22
- 23070188 20.5
- 23070226 18.5
- 23070254 18
- 23070210 17
- 23070190 15.5
- 23070194 15
- 23070196 14
- 23070207 13
- 23070248 12.5
- 23070200 10
- 23070260 4
Nilai maksimal adalah 100, jadi bisa diconvert sendiri kalau ingin bentuk yang berbeda.. Sekian dari saya.., GBu…
Cobalah NetBeans 6.1 Beta
Jika anda adalah seorang developer ataupun seorang yang baru belajar programming Java khususnya di lingkungan Windows.., anda akan diperhadapkan kepada pilihan yang pada umumnya selalu diperbincangkan di mana-mana..
Topik tersebut adalah, sebaiknya menggunakan NetBeans atau Eclipse yah? Banyak orang yang bingung dengan hal tersebut, sampai-sampai tidak kunjung berhenti memperdebatkannya.., dan ternyata lama kelamaan mereka pun menjadi malas untuk belajar Java…
Banyak orang memilih Eclipse karena IDE ini cukup ringan dan memiliki plug-in yang cukup banyak.., master-master Java pun rata-rata suka memakai IDE ini.. Berbeda halnya dengan NetBeans, IDE satu ini dikenal sangat berat, apalagi jika si user hanya mempunyai RAM 512 MB, bisa sambil membuat kopi panas sebelum NetBeans nya bisa jalan…
Tentu saja apa yang saya utarakan di atas tidak berlaku di Linux.. Baik NetBeans maupun Eclipse sama-sama berjalan baik dan mulus di atas sistem operasi yang satu ini.., saya sudah membuktikannya dengan distro linux Slackware 12.., gini-gini saya juga pengguna linux loh! hehehe….
Nah.., sesuai dengan judul di atas, saya menyarankan anda untuk mencoba NetBeans 6.1 yang rilis versinya masih Beta.. Saya pribadi sudah mencobanya! Dari Sun sendiri berjanji kalau rilis NetBeans 6.1 akan jauh lebih cepat 40% dari NetBeans 6.0
Ternyata memang benar juga, setelah saya coba, NetBeans berjalan mulus di Windows saya.., lebih cepat dari rilis NetBeans sebelumnya..
Sebenarnya ada banyak fitur-fitur baru dari IDE yang satu ini, tetapi salah satu fitur yang paling saya suka di rilis yang baru ini adalah, developer sudah disupport untuk mendevelop Java EE dengan Framework Spring 2.5! Wow, sungguh sudah canggih bukan?
Berikut saya tampilkan beberapa ScreenShot sewaktu saya menjalankan NetBeans 6.1 Beta.. Oh iya, hampir lupa nih, NetBeans 6.1 Beta ini dapat diunduh dari link ini :
http://download.netbeans.org/netbeans/6.1/beta/
Dan ini Screenshotnya :
Semoga anda tertarik untuk mencoba IDE yang satu ini…
Oya, maaf juga gambarnya kurang jelas, karena memang saya sengaja…, kalau ingin lebih jelas melihatnya, silahkan klik saja gambarnya..
File Source Untuk “Struts Login”
Kemarin saya sempat berjanji akan mengupload file tentang Struts Login supaya reader semuanya bisa belajar Struts yang simple dari apa yang saya buat…
Nah, silahkan diunduh dari link ini http://www.mediafire.com/?wxnhegbxppb . Kalau ada pertanyaan saya terbuka untuk anda bertanya lewat blog ini…, silahkan tinggalkan komentar anda.., saya sangat berterima kasih bila anda memberikan komentar..
Untuk menjalankan aplikasi, bisa dideploy menggunakan IDE (lebih mudah) atau anda buat sendiri WAR nya… Saya tidak memeriksa isi filenya lagi, jadi saya lupa apakah di dalamnya sudah saya build atau belum…
Sekian dari saya tentang Struts Login…
Sedihnya Tidak Ada Komentar
Hmm.., saya jadi bingung nih.., sekaligus sedih aja… Kenapa orang-orang yang membaca blog saya tidak memberikan komentar sama sekali? Apa mungkin tidak tahu cara memberi komentarnya? Kalau tidak tahu, ya saya kasih tau deh…
Caranya mudah koq untuk anda semua pembaca blog saya yang ingin memberi komentar.. Klik aja Title dari post yang anda baca.., sehingga anda akan dibawa ke halaman khusus yang menampilkan post tersebut dan di bawahnya ada tempat untuk anda memberikan komentar…
Saya tunggu ya!!
Saya lagi berharap nih ada masukan dari reader semua untuk masalah upload file yang saya utarakan di post yang berjudul “Struts Login In Action”
Struts Login In Action!
Ini saya buat kecil-kecilan saja, supaya anda-anda semua yang mendownloadnya bisa lebih memahami bagaimana bekerja dengan framework yang satu ini.. Kalau saya jelaskan fungsinya satu per satu, rasanya halaman blog ini tidak akan cukup..
Jadi aplikasi yang memanfaatkan framework Struts ini digunakan untuk membuat form login dimana user harus mengetikkan username yang isinya adalah “wilbert” dan passwordnya terserah, apa saja boleh.. Jika user tidak memasukkan seperti yang diminta tersebut, maka akan muncul error..
Saya memvalidasi parameter yang user inputkan di kelas Action , meskipun sebenarnya itu tidak diperbolehkan.. Dan dokumentasi tersebut sudah saya sertakan di kelasnya.. Ya untuk kemudahan belajar, saya taruh saja di kelas tersebut, toh tidak perlu model..
Selamat mencoba.., dan berikan komentar anda yah!!
Pada saat saya menulis blog ini, saya terus mencari tempat yang cocok untuk upload file.., kira-kira di mana ya enaknya? Saya sudah mencoba di Mediafire, tetapi di tengah-tengah proses uploading, tiba-tiba berhenti! Mungkin ada masukan? Atau mungkin dalam post berikutnya saya akan tampilkan link nya…
Happy Easter!!
Selamat paskah untuk anda yang merayakannya… Jumat ini hujan.., saya cari makanan di luar tidak ada!! Mungkin setiap orang tidur di rumahnya masing-masing kali ya..!
Terpaksa saya menunggu ada yang lewat di depan rumah (jajanan), dan ternyata ada juga penjual sate… Akhirnya saya makan sate dan setelah perut ini sudah tidak memberontak lagi.., maka berlanjutlah saya ke penulisan blog ini..
Sempat juga koneksi internetnya jelek, tapi untungnya itu bisa segera teratasi dan sampai blog ini ditulis, tidak ada gangguan yang berarti dari internetnya…
Anyway, itu aktivitas saya hari ini, sebenarnya hanya ingin mengucapkan selamat paskah, tapi ya sekalian cerita-cerita deh tentang apa saja yang saya lakukan seharian ini meskipun ga semua..
Sekali lagi, selamat Paskah ya!!
Framework Game Online Untuk Java
Pagi ini sewaktu saya browsing (sebenernya sih lagi ga pengen browsing), eh tiba-tiba secara tidak sengaja menemukan sebuah framework untuk membuat game online.. Originally linknya from Sun, dan saya tinggal mengikuti saja..
Nama frameworknya Darkstar , dan project darkstar tersebut disupport oleh Sun (bagi yang memerlukannya)… Maksud dari “bagi yang memerlukan” adalah Sun menyediakan service untuk mensupport Darkstar.., kalau anda seorang developer yang kesulitan untuk memaintain penggunaan framework ini, bisa membeli service dari Sun tersebut..
Kalau ada yang berminat mencoba silahkan download saja dari site tersebut, dan jangan lupa kalau sudah jadi game programmer jangan lupa saya! hahaha…
Sekian info saya untuk para game programmer yang ingin mencoba suatu framework untuk membuat game online.. Kalau game desktop atau applet kan sudah sering.., maka cobalah inovasi baru ini, siapa tahu anda bisa membuat game online sekelas Ragnarok, RF, Ayodance, dsb…
Saya dukung!
Capeeeekkk…Banget…
Ga gampang ya jadi seorang pengajar… Itulah yang saya alami hari-hari ini karena banyaknya kelas yang saya ajar.. Masalahnya bukan pada materi yang diajarkan, tapi capeknya itu loh!!
Tapi seneng koq bisa mengajar banyak orang, (saat ini ada sekitar 5 kelas, mau jadi 6, doakan saja ^_^) .. Dan hal yang diajarkan sesuai dengan bidang minat saya yaitu Java.., dan satunya lagi yang untuk sampingan yaitu C Sharp (C#)
Dari sini saya cuman mau bagi tips sih sebenernya (ga cuman mengeluh sana sini)! hehehe… Tips supaya sebagai seorang developer (saya sih masih newbie), dan seorang mahasiswa, serta seorang asisten dosen, dapat mengatur waktu dengan baik dan terhindar dari yang namanya “Capek Berlebihan” alias besoknya terlihat seperti orang mau pingsan waktu pergi ke kampus atau ke tempat kerja
Ini tips dari saya yang mungkin bisa jadi tambahan :
- Anggaplah 1 detik itu sangat berharga, jika kehilangan 1 detik, hampir dipastikan anda kehilangan 1 hari.. Puitis banget booo! =)
- Pergunakanlah setiap kesempatan dengan maksimal, kalau anda diberi kesempatan untuk belajar hanya 1 jam, pergunakanlah itu dengan maksimal karena waktu tidak bisa diulang
- Gunakanlah skala prioritas, pentingkanlah hal-hal yang prioritasnya lebih tinggi untuk dikerjakan terlebih dahulu, lalu baru hal yang tidak terlalu penting
It’s all about managing our time! kalau kita gagal mengatur waktu kita, kita sebenarnya sedang merencanakan untuk jadi orang yang gagal.. Buktinya, kalau anda tidak berhasil mengatur waktu dengan baik, ya hasilnya anda akan memakai waktu yang semestinya tidak untuk bekerja menjadi waktu yang digunakan untuk bekerja…, alhasil anda akan sangat kelelahan..
Saya jujur saja menerapkan prinsip ini setiap harinya (itu saja saya masih terkadang capek)…, jadi, kita harus pergunakan waktu ini dengan baik untuk belajar, bekerja, dsb…
















